Sesungguhnya
tidaklah pantas jika kampus dikatakan sebagi miniatur negara. Seolah-olah
kampus yang seharusnya menjadi wadah mahasiswa bersama-sama mencari ilmu
berubah menjadi cermin keadaan negara. Bukan raahasia lagi jika keadaan negara
saat ini tengah carut-marut oleh kepentingan segelintir orang. Politik praktis,
korupsi, saling menjatuhkan antara aparatur negara dan berbagai konflik
lainnya. Hal ini juga tercermin pada keadaan kampus saat ini, terutama kampus
dengan organisasi mahasiswa yang begitu beragam. Akibat keberagaman dan
kurangnya rasa persatuan antara organisasi satu dengan organisasi lain,
dinamika organisasi kampus lalu berubah menjadi politik praktis. Dimana
organisasi mahasiswa hanya antusias merebut kursi kepresidenan seperti Badan
Eksekutif Mahasiswa (BEM).